Posted using ShareThis
Filed under: Kajian Islami | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted using ShareThis
Filed under: Kajian Islami | Tinggalkan sebuah Komentar »
Meraih Keselamatan, Menangkal Bencana
Posted using ShareThis
Filed under: Kajian Islami | Tinggalkan sebuah Komentar »
Dihyah bin Khalifah Al-Kalbi; Malaikat Jibril Menjelma dalam Rupanya
Posted using ShareThis
Filed under: Kajian Islami | Tinggalkan sebuah Komentar »
Mulia Di Akhirat & Meraih Dunia dengan Ilmu
Posted using ShareThis
Filed under: Kajian Islami | Tinggalkan sebuah Komentar »
Rapatkan Dan Luruskan Shaf Barisan Sholat
Kategori Fiqih Muslimah, Sholat by ummuumar
Penulis memperhatikan bahwa pada sebagian besar masjid/musholla yang telah penulis kunjungi untuk melaksanakan sholat, senantiasa terdapat beberapa wanita yang melaksanakan sholat berjama’ah namun antar jama’ah wanita tersebut terdapat jarak/celah yang lebarnya bahkan sampai 1 (satu) meter. Terkadang bila sholat berjama’ah dan penulis bermaksud merapatkan shaf, maka jama’ah disebelah kanan/kiri malah semakin menjauhkan kaki mereka dari kaki penulis.Kedua kondisi diatas membuat sedih penulis, karena dalam Islam pada saat melaksanakan sholat berjama’ah kita dianjurkan untuk senantiasa meluruskan shaf dan menutup celahnya (merapatkannya).
Hal tersebut berdasarkan hadits ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha, dia bercerita : Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa Sallam bersabda :
“Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang menyambung barisan. Barang siapa menutupi kerenggangan (yang ada dalam barisan), niscaya dengannya Allah akan meninggikannya satu derajat.” (HR. Ibnu Majah,Ahmad, Ibnu Khuzaimah,Al-Hakim, dinilai Shahih oleh Adz-Dzahabi dan al-Albani).
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiallahu ‘anhumaa, Rasulullah Shollallahu ’alayhi wa Sallam bersabda:
“Barang siapa yang menyambung shaff niscaya Allah akan menyambungnya. Dan barang siapa memutuskan shaff niscaya Allah ‘Azza wa Jalla pun akan memutuskannya”. (HR. An-nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah, Al-Hakim, dinilai shahih oleh Al-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi dan dinilai shahih oleh Al-Albani).
Dari Abu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, ia berkata : “Adalah Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa Sallam mengusap pundak-pundak kami dengan berkata :
“Luruskanlah shaf-shaf kalian dan janganlah berselisih sehingga hati kalian akan berselisih”. (HR. Muslim)
Beliau juga pernah berkata :
“Luruskanlah shaf-shaf kalian, jika tidak, maka Allah akan menimpakan
perselisihan di antara kalian”. (HR. Bukhari & Muslim)
Sehingga bengkoknya shaf akan mengakibatkan permusuhan dan pertentangan hati, kekurangan iman dan hilangnya kekhusyu’an.
Sebagaimana lurusnya sebuah shaf termasuk (sebagian dari) kesempurnaan sholat, yang demikian itu diungkapkan di dalam sabda Rasulullah shollallaahu ‘alayhi wa Sallam,
“Karena lurusnya shaf itu sebagian dari kesempurnaan shalat.” (HR. Muslim).
Di dalam riwayat lain :
“Karena lurusnya shaf itu sebagian dari baiknya sholat”(HR. Al-Bukhari & Muslim).
Ya Ukhty Muslimah, mari rapatkan dan luruskan shaf kita. Semoga dengannya, Allah mengangkat derajat kita, menjauhkan perselisihan dan permusuhan di antara kita. Amiin…
Sumber :
1.Ensiklopedi Shalat menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Dr. Sa’id bin ’Ali bin Wahf al-Qahthani, Pustaka Imam Asy-Syafi’i , Hal 580-581
2.Ensiklopedi Mini Keutamaan Sholat Berjama’ah , Prof. Dr. Fadhl Ilahi , Salwa Press, Hal. 42
3.Pengaruh Shalat terhadap Iman dan Jiwa Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Husain bin ‘Audah al-’Awayisyah, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Hal. 18
Filed under: Kajian Islami | Tinggalkan sebuah Komentar »
PENGANTAR
Puji syukur kami sanjungkan kehadirat Allah Yang Maha Esa, yang telah memberikan sejuta limpahan rahmat dan karuniaNya kepada kami, sehingga kami dapat menyajikan Sistem Informasi Website pribadi kami kepada Anda. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada junjungan Baginda Agung Nabi Muhammad SAW dan para sahabat – sahabatnya.
Pada perkembangan teknologi saat ini tidak menutup kemungkinan sudah menjalar di seluruh aspek jajaran segala dimensi yang berkaitan dengan perkembangan informasi dan komunikasi. Kita dituntut untuk menjadi yang terdepan dalam perkembangan tersebut. Motivasi belajar dan berusaha adalah merupakan sarana dan wahana yang harus kita manfaatkan untuk kemajuan diri kita yang saat ini harus menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada.
Kita dituntut dan dipacu untuk menjadi yang terbaik dalam percaturan dunia teknologi yang saat ini lagi focus di segala aspek. Perkembangan ini sudah merupakan hal yang mutlak untuk dijadikan acuan dalam menempuh masa depan yang lebih baik. Pencerahan yang berarti dan positif terus mengembangkan sayapnya untuk mengarugi dunia informasi dan teknologi.
Kita tidak bisa menutup mata, bahkan dengan perkembangan ini kita haruslah berfikir dan terus berfikir, kemana arahan yang harus kita tempuh. Andalan diri dan kemampuan adalah puncak dari segala aspek yang harus kita kuatkan dalam mencapai segala kesuksesan demi masa depan yang lebih cerah. Barometer yang kita punya serta kecerdasan intelektual merupakan aset yang sangat bagus untuk menentukan kita dalam kehidupan yang lebih terkondisi. Jika kita tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi, maka kita akan tergilas dengan perkembangan itu.
Kesempatan yang kita punya adalah merupakan guliran waktu yang akan menjawab kemampuan dan keberadaan diri kita dimasa yang akan datang. Tantangan dan kendala merupakan seni dalam mencapai sebuah kesuksesan, hanya dengan semangat maka akan kita genggam dunia.
Welcome to langitcom. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Filed under: Uncategorized | 1 Komentar »